A Word A Day: Lupa

lupa

Malam ini gue coba ngangkat tema yang agak beda. Temanya adalah “Lupa”. Ini ditulis karena ada yang bilang gue suka lupa, pikun atau menua. Lah siakek… Lupa bisa menyenangkan kadang menyebalkan namun kita bisa atasi jika kita mau. Apalagi kalo sama-sama mau.

Entah sejak kapan lupa sudah ada di dalam jiwa, tapi sejauh ini tidak merugikan. Lupa itu apa sih? Kalo kak Wiki bilang sih, Lupa adalah kehilangan ingatan jangka pendek. Tapi menurut gue lupa bisa jangka panjang juga. Pertama mari kita bahas bagaimana lupa itu menjadi manfaat. Sudah jelas kalau hal-hal yang tidak menyenangkan akan lebih enak kalau dilupakan. Hal-hal yang patut dilupakan seperti kencing di celana di depan teman-teman sekelas, atau nginjek kotoran yang gak ilang-ilang baunya seharian, atau mantan tan tan tan…. Berikutnya adalah bagaimana cara melupakannya. Salah satu riset dari seorang ahli psikologi dari Universitas Oregon, Michael Anderson, melakukan riset tentang lupa. Dia menamakan risetnya “Think/no think paradigm”. Jadi pada riset itu subjek-subjeknya akan mudah melupakan sesuatu jika tidak memikirkan untuk melupakan hal tersebut atau memikirkan hal lain. Jadi move on lahhhh. Gak usah mikirin gimana cara ngelupain tapi pikirin aja yang lain. Semakin dipikir untuk melupakan malah semakin inget. Hayulu. Itu efektif buat gue karena setiap kali ada hal yang tidak perlu diingat ya gue langsung memikirkan yang lain. Dunia ini sudah penuh dengan masalah yang perlu kita selesaikan, ngapain inget yang kecil-kecil. Daripada njelimet gak maju-maju malah mundur-mundur.

Bagaimana dengan hal-hal yang perlu diingat tapi jadi lupa. Gimana cara mengingat biar gak lupa? Bisa dilatih dengan melatih otak melalui biasa berfikir secara reguler. Menulis ini pun adalah cara gue untuk tidak melupakan kosakata yang ada di dalam pikiran. Kalau masih juga “lupa” cari seseorang yang bisa mengisi kekuranganmu, pasangan hidup misalnya, hahhaha. Jika cara terakhir masih gak mempan juga ya nikmati aja. Gue masih bisa menikmati lupa karena gk bisa selalu ingat film secara detail atau buku komik favorit yang udah berkali-kali gue baca. Jadi bisa seru terus tuh, hahhaha. Maka dari itu kalo gak inget ya pasti lupa tuh. Sampai jumpa besok gaes!

Sumber: http://www.apa.org/monitor/sep05/forget.aspx

Advertisements