A Word A Day: Mulai

Semua yang ada di semesta tak akan terwujud bila tak ada yang memulai. Apa yang ada di benak selamanya akan menjadi angan bila hanya di lamunan. Maka dari itu gue inisiatif memulai tulisan ini dan menantang diri ini untuk melakukannya setiap hari paling sedikit sekali. Walaupun gue bisa dibilang gk hobi nulis dan gk bisa nulis. Toh semua penemu awalnya gagal sebelum berhasil.

Kenapa menulis? Karena menurut gue tulisan bisa melatih menjabarkan ide-ide di kepala dengan teratur. Kadang pada awalnya teracak di sudut-sudut. Dengan menulis juga membiasakan diri untuk bersuara di depan umum secara maya. Menulis dapat mendefinisikan diri secara mantap bersama dengan karya di media lain.

Gue juga memulai di hal-hal yang lain juga bersamaan dengan menulis di laman blog ini. Seperti bangun lebih awal untuk subuh lebih pagi sebelum lantunan ngengajian hilang bersama riuh kesibukan pagi. Lalu memulai membongkar lemari sepatu untuk memakai kembali sepatu olahraga yang jamuran untuk membiasakan diri lari. Juga menjadwalkan membantu pekerjaan rumah secara rutin, yang sebelumnya hanya spontan saja.

Berhenti mengkonsumsi, mulai produksi. Berhenti menyimak, mulai bersuara. Berhenti, membaca, mulai menulis. Namun memulai hanya awalnya. Kata berikutnya adalah konsistensi. Sampai jumpa besok.

Advertisements